Cara Membuat Thinner PU High Gloss

Daftar Isi Artikel
Salah satu jenis thinner yang popular dan disukai dalam pengecatan (terutama di bidang otomotif) adalah thinner Polyuretane, atau masyarakat lebih umum menyebutnya sebagai thinner PU. 
Thinner PU disukai (bahkan oleh para professional ) karena bisa memberikan hasil pengecatan yang halus, kilap maksimal (high gloss), dan tahan cuaca. 
Meskipun harganya relatif lebih mahal dibanding thinner jenis lain pada umumnya. 
Dengan keunggulan yang dimiliki, thinner PU sering digunakan dalam aplikasi pengecatan (refinishing) otomotif dan finishing furnitur berkualitas tinggi. 
Artikel ini akan menguraikan komposisi, formulasi dan cara membuat thinner PU. 

cara membuat thinner PU-produksi rumahan

Apa itu thinner PU ? 

Thinner PU sama dengan Thinner Polyuretane. PU adalah kependekan dari Polyuretane. 
Thinner PU / thinner Polyuretane adalah cairan pelarut (dan pengencer) berkualitas tinggi berbasis senyawa hidrokarbon aromatik dan ester yang memiliki kecepatan kering lambat hingga sedang yang diformulasikan khusus untuk mengencerkan pelapis polyurethane berbahan dasar minyak ( oil based ), antara lain cat, Epoxy, dan clear coat jenis PU. 
Thinner PU dirancang khusus untuk menguap pada laju yang tepat guna memastikan hasil akhir yang halus tanpa cacat, seperti blushing atau orange peel
Thinner PU kemampuan melarutkan yang kuat dan tersedia dalam tingkat kecepatan kering medium hingga slow. 

Meskipun pada umumnya digunakan sebagai pengencer cat, Epoxy, dan clear coat jenis PU, thinner PU juga bisa digunakan untuk melarutkan material/bahan yang berbasis polyurethane. 
Komposisi thinner PU umumnya berupa solvent organik, hidrokarbon aromatik, dan senyawa ester. Bisa diformulasikan khusus untuk sistem PU satu komponen (1K) maupun dua komponen (2K). 

Poly Urethane atau Poliuretana sendiri adalah polimer yang terdiri atas sebuah rantai unit organik yang dihubungkan oleh tautan uretana (karbamat). 
Polimer poliuretana dibentuk oleh reaksi sebuah monomer yang mengandung setidaknya dua gugus fungsional isosianat dengan monomer lainnya yang mengandung setidaknya dua gugus alkohol didorong dengan katalis. 
Polyurethane (PU) merupakan polimer serbaguna hasil reaksi kimia antara isosianat dan poliol, berbentuk padat, busa (foam), atau cair, yang terkenal ringan, tahan lama, elastis, dan kedap air. 
Bahan PU digunakan secara luas sebagai insulasi termal, pelapis anti karat, bahan bantalan (busa), kulit sintetis, hingga komponen otomotif. 

Pelarut dan pengencer 

Secara umum istilah ini sering dipahami sama/serupa, namun antara pelarut dan pengencer berbeda. Pelarut dan pengencer pada dasarnya memang suatu cairan yang digunakan untuk memproses zat lain, namun fungsi dan karakteristiknya berbeda. 
Pelarut (solvent) adalah cairan untuk melarutkan bisa berupa zat padat atau cair menjadi larutan. Pengencer (diluent) adalah cairan digunakan khusus untuk menurunkan konsentrasi atau mengurangi konsentrasi/viskositas/tingkat kekentalan larutan yang sudah ada. 
Pelarut bertindak sebagai agen utama pelarutan, sementara pengencer hanya menyesuaikan kekentalan. Singkatnya, semua pengencer bisa bertindak sebagai pelarut, namun tidak semua pelarut dapat bertindak sebagai pengencer. 

Sifat dan karakteristik utama dari thinner PU 

- Berupa cairan bening kristal 
- Aroma/berbau tajam khas yang menyengat
- Cairan bersifat volatil dan mudah terbakar 
- Uap beracun 
- Daya larut tinggi 
- Kecepatan pengeringan relatif lambat (slow hingga extra slow) 
- Daya rata (flow and leveling) sangat baik 
- Anti embun (anti blushing) 
- Memberikan tampilan yang kilap maksimal, wet look dan high gloss 
- Memiliki kemampuan menahan uap air 

Kelebihan dan kekurangan thinner PU 

Kelebihan thinner PU : 

- Dapat dipilih dalam berbagai tingkat kecepatan pengeringan, dari medium slow hingga ekstra slow 
- Karena daya larutnya tinggi thinner PU sangat efektif dalam melarutkan komponen cat PU dan clear coat PU agar tercampur homogen 
- Mampu menurunkan/mengatur tingkat kekentalan/ viskositas cat PU pada kondisi yang ideal untuk aplikasi spray gun (penyemprotan) tanpa mengurangi kualitas warna. 
- Thinner PU dirancang untuk menguap perlahan, sehingga flow and leveling nya bagus, cat memiliki waktu yang cukup untuk mengalir secara merata.
Hal ini akan mengurangi timbulnya risiko gelembung udara, dan menghasilkan lapisan yang lebih halus. 
- Mampu menimalkan terjadinya tekstur kulit jeruk/orange peel 
- Karena memiliki sifat Anti-Blushing maka sangat efektif mencegah permukaan cat menjadi keputihan atau kusam saat diaplikasikan pada cuaca lembap. 
- Memiliki kemampuan menahan uap air, membuatnya tetap glossy meski cuaca lembap atau hujan 
- Memberikan hasil akhir yang rata, halus dengan tampilan mewah. 
 Visual wet look yang dalam dan tingkat kilap maksimal. 
- Hasil akhirnya keras dan tahan goresan

Kekurangan thinner PU

- Harganya relatif lebih mahal 
- Karena baunya yang tajam, aroma thinner PU cukup mengganggu dan dapat menyebabkan iritasi jika terhirup atau terkena kulit langsung 
- Toluena yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan dan kesehatan jika terpapar jangka panjang
- Jika penggunaan jenis thinner PU tidak sesuai dengan suhu lingkungan saat penggunaan, dapat menyebabkan hasil cat yang kurang rata/bergelombang atau floating
- Agak kurang fleksibel, paling cocok digunakan untuk cat berbasis Polyurethane 

Jenis-jenis Thinner PU 

Berdasarkan jenis penggunaannya thinner PU dapat dibagi menjadi : 

1. Thinner PU Medium Dry (umum/normal) 

Waktu kering standar (kurang lebih 6 jam), cocok untuk aplikasi cuaca/suhu normal, antara 27°C-29°C.
Contoh : Thinner PU 910 Unoken,Boxer Thinner PU, Thinner PU Cobra 

2. Thinner PU Slow 

Waktu Kering lebih lambat (bisa >12 jam), cocok untuk hasil flow maksimal , baik untuk hasil finishing maksimal, hasil lebih kilap, mencegah terjadinya fenomena kulit jeruk (orang peel). 
Cocok untuk aplikasi pada suhu 30°C-32°C 
Contoh : Belkote Polyurethane Slow, Sikkens Plus Reduce Slow AS, Thinner PU Hartwell Medium Reducer 

3. Thinner PU Extra Slow 

Paling lambat kering, ideal untuk cuaca panas/kemarau agar cat tidak cepat kering di udara sebelum menempel. Untuk aplikasi suhu sangat tinggi agar cat rata sempurna.
Cocok untuk aplikasi pada suhu lebih dari 32°C. 
Contoh : Thinner PU Extra Slow Dry (repack), Thinner PU Super Slow Dry 

Pemilihan jenis thinner (medium/slow/extra slow) disarankan agar disesuaikan dengan suhu aplikasi pengecatan (27-34°C+) untuk mendapatkan hasil clear coat yang ideal. 

Penggunaan thinner PU 

Thinner PU sangat cocok digunakan untuk pengecatan (refinish) otomotif dan finishing furnitur yang berkualitas tinggi yang membutuhkan ketahanan cuaca serta kilap yang maksimal. 
Meski sangat disarankan digunakan untuk cat berbahan dasar polyurethane, thinner PU sebenarnya juga bisa digunakan untuk mengencerkan cat Duco (NC), Epoxy, dan Acrylic. 
Perbandingan campuran yang paling umum adalah 1 liter cat dicampur dengan 0,5 liter thinner. Atau dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. 

Komponen / bahan untuk membuat thinner PU 

Komponen / bahan dasar Thinner Polyurethane (PU) adalah hidrokarbon aromatik dan ester. 
Umumnya menggunakan pelarut organik seperti toulena, xilena, atau mineral spirits yang diformulasikan khusus untuk sistem PU satu komponen (1K) maupun dua komponen (2K). 
Meskipun formulasinya dapat berbeda pada setiap produsen,namun pada umumnya thinner PU terdiri dari campuran komponen berikut: 

1.Hidrokarbon Aromatik (Aromatic Hydrocarbons) 

Berfungsi sebagai pelarut utama untuk resin PU, membantu meningkatkan viskositas, serta untuk mempermudah aplikasi cat 
Contohnya : Toluene(Toluol), Xylene(Xylol). 
Xylene (Xylol) merupakan pelarut hidrokarbon aromatik utama yang berfungsi melarutkan resin polyurethane dengan baik. 
Sedangkan Toluene (Toluol) merupakan pelarut kuat yang meningkatkan kemampuan meratakan cat (leveling).
Prosentase berkisar (60% - 80%) dari total formulasi. 

2. Ester Senyawa 

Ester berfungsi sebagai pelarut kuat yang meningkatkan daya kilap (gloss) dan memastikan resin PU larut sempurna tanpa menyebabkan blushing (cat memutih). 
Contoh senyawa Ester yang sering digunakan misalnya: Butyl Acetate, Ethyl Acetate. 
Penggunaan Butyl Cellosolve Acetate dapat memberikan daya larut tinggi dan hasil flow (aliran cat) yang sangat baik. 
Senyawa Ester digunakan untuk mengatur waktu kering . 
Kandungan ester yang rendah akan menyebabkan lebih cepat kering (cocok untuk suhu 27-29°C). Sedangkan kandungan Butyl Acetate yang tinggi akan memperlambat pengeringan, penting untuk suhu panas (30-34°C+) agar hasil cat merata (levelling baik). 
Cocok untuk Thinner PU jenis Slow/Extra Slow 
Prosentase berkisar (15% - 30%) dari total formulasi 

3.Glikol Eter / Alkohol (Glycol Ethers) 

Golongan Alkohol merupakan bahan tambahan. 
Berfungsi untuk membantu melarutkan komponen polar dalam cat PU dan untuk stabilitas campuran. Penambahan Alkohol akan mengatur laju penguapan (evaporasi) agar thinner tidak terlalu cepat kering, memberikan waktu flow (daya alir cat) yang cukup agar rata dan halus. 
Prosentase berkisar (5% - 10%) dari total formulasi 

Komposisi, formulasi dan cara membuat thinner PU 

Untuk membuat sendiri thinner PU sebenarnya tidak terlalu sulit, sebab komposisi thinner PU cukup sederhana dan sangat mudah teknis pembuatannya. 
Bahan-bahan untuk membuat thinner PU juga cukup mudah ditemukan di pasaran. Toko-toko bahan kimia umumnya menjual bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat thinner PU. 

a. Komposisi dan formulasi thinner PU 

Di bawah ini merupakan beberapa contoh komposisi dan formulasi untuk membuat thinner PU. 

1. Formulasi dasar thinner PU 

Toluen atau Xylene = 60% - 80 % 
Butyl Acetat atau Ethyl Acetat = 15% - 30% 
Alkohol = 5% - 10 % 

2. Formulasi thinner PU Slow high gloss 

Toluen = 45% 
Xylene = 10% 
Cellosolve Acetat = 12% 
Butyl Acetat =13% 
Methyl Isobutyl Keton = 20% 

b. Cara membuat thinner PU 

Untuk cara pembuatan thinner cukup mudah. 
Karena bahan-bahan di atas keseluruhannya berupa cairan, maka tinggal mencampurkannya menjadi satu dan mengaduknya hingga homogen. 
Yang sangat perlu diperhatikan adalah karena bahan-bahan thinner PU tersebut keseluruhannya bersifat mudah menguap dan mudah terbakar, maka harus extra hati-hati dalam penanganannya. 
Jauhkan dari panas, api dan anak-anak. Gunakan masker. 

Langkah-langkah membuat thinner PU : 

- Siapkan sebuah wadah pencampur (dari kaca lebih disukai)
- Masukkan dan campur semua bahan di atas satu per satu, aduk hingga tercampur rata 
- Masukkan dalam wadah kemasan 
- Thinner PU sudah siap digunakan 

Kesimpulan 

Sebagaimana diketahui, Thinner PU ini sangat popular dan banyak digunakan di dalam bidang pengecatan ( mobil khususnya ), kebutuhannya cukup banyak sedangkan harganya relatif mahal ( dibanding thinner lainnya ). 
Membuat thinner PU dan dijual di pasaran bisa merupakan salah satu peluang usaha rumah tangga yang cukup menjanjikan.